Wednesday, December 14, 2011

Obstacle

Halooooooooo meet you up again there :))
Today's topic is obstacle. Lemme repeat it, OBS-TA-CLE!!! obstacleeeeeee jeng.. jeng.. jeng.. Ok. That's too much lol. Like yesterday I've said,"I do not know, why I am so so so happy of course this recently." Now, I'm still in the same atmosphere. And extremely more happy *cheers*dancing* BUT, the different is, right now, I've already know the reason why I am so so so happy in this recently hehe. The reason is..... you! Yeah you over there! You, someone who always made an implicit tweet and so do I. You, someone who always out-of-style and so do I. And you, someone who I can not figure out how you will move after this, not yet actually. Hehe. Ok, enough for this romance!
By the way, I've been interviewed, to be chief of external department in my organization. Yeah! I think, I've did the best, now, just let God do the rest. *smile*
Lets continue the topic. Obstacle, why I take this one out? There is a reason to explain it. Have you ever being someone who made someone can not get his/her own life? Or maybe conversely, there is someone who made you can not make a move for another story and experience. Have you? For me, yes, I do. Just say that I am being the obstacle. Why? Because I wanna think like that. Simple, right? Ya sounds selfish exactly. But, I do not want to make the situation conversely. In economics, we called it assumption. Yaa just an assumption. It's exactly centralized in your mind, EVERYTHING, you think then it happen. So, be careful with your mind. But do not forget that everybody have mind. It means that do not ever make people mind think the bad of you. Well, this is out of the box.
Let's go to the conclusion! The conclusion is.... actually, I just wanna say something for someone out there, called my 'in between'. Sorry for make me be an obstacle for you. You have your own life and so do I. Get your own then in several years, we will meet up with 'someone' beside each us. Right? Sorry, but now, when you came (again), you're not in proper time. I love you anyway :')

Regards,

FMH
...

Tuesday, December 13, 2011

Passion and Heart

Hello world! Indonesia have an unstable weather this recently. Yeah, especially in Bogor, so so so hwoooot! LOL >.< How are you today?! I do not know, why I am so so so happy of course this recently. Actually, I am trying to enjoy my day, enjoy my time and enjoy every second I had. And even my problem, I enjoyed it! My friend, Angga Satria Firmansyah a.k.a Babeh, in his blog, actually, first post, he said all about 'self reward'. And I do really agree with what he said,"One small step for me, one huge leap for my lifetime!" Yeah you're right! Make something for ourselves and enjoy it! I've told you about my hectic time, right? And one of my new strategics now is make my hectic time be my super enjoy and valuable time. How's the way? The way is in your mind. Use your mind to think some new things, maybe about a change, new lovelife, a movement, passion and even about 'someone' new #nevermind (ʃ⌣ƪ). Now, what I wanna share is about passion and little about....... 'someone' new hehe.
PASSION. What do you think about this word, when you firstly hear it? For me, passion is like your heart ♥, can be in a good mood, bad situation, an unstable feeling, stay on focus, be a fortification and so many more. We exactly know that everybody have their own passion. She loves this, He loves that, They loves it and etc. Passion appears from something that we like and also what we like appears from the habits. It means passion equals habits, yeah, for me. I think, passion in someone is not only one. Someone could be have more than one passion, BUT, only one passion that can be FOUND in proper part. Am I right? Yeah, actually, that's only what I'm thinking. Everyone has his/her rights to give an opinion, right? Affirmative!
NEXT!
I would glad to share about.....'someone' new. Honestly, I do not know what I wanna share hehe. Cause like what I believed in this recently, #SilentIsGold. Sooooo, I'll keep silent until everything is really really be in the right place :))

Regards,

FMH
...

Monday, December 12, 2011

Circle OOO

Hal yang susah dari menulis adalah menemukan kalimat yang tepat untuk memulainya. Karena setelahnya, semua akan mengalir begitu saja.- Me 
A stepping stone, a stone for stepping, have to be used.- Me 
One easy way to build cooperation is through the people we know in advance.- Me

n.b. Actually, now I'm in process for being 'someone' in new circle for the better circle. Wish me luck :))

Regards,

FMH
...

Sunday, December 11, 2011

Espouse! :))

Bismillah pasti bisa! Fokus, Fadila! Everything's going to be fine and espouse you, believe me!- Me for me (⌒˛⌒ )
Regards,

FMH
...

Saturday, December 10, 2011

Silent is Gold

Actually, I'm not the type who likes to chit chat, but in some ways, it looks like it is indeed necessary. -Me

If you want to find something from someone, then try to be like that someone and dive till you find it. -Me
Today is saturday night. I do not know what I'm thinking about now in my mind. I doubt. Doubt, doubt, doubt. Doubt 'bout something. Something that I don't know that only my bad notion or even good. Hell yeah! No one will know. The exactly thing I know is I do not want to too rush in 'this' thing. Learn from the past! Better keep silent then be great than keep out loud but nothing be great, right? #SilentIsGold

Regards,

FMH
...

Friday, December 9, 2011

Tak Perlu Khawatir! :')

Kamu bertanya-tanya kenapa aku bisa bertahan untuk tak mencari kembali seseorang dan mendapatkannya. Kamu bertanya-tanya apakah aku akan memaafkanmu. Kamu bertanya-tanya bagaimana membuatku bahagia. Kamu bertanya-tanya mengapa aku menulis semua dugaan ini. Kamu akan selalu bertanya-tanya dan kamu tahu? Kamu tidak akan pernah mendapatkan jawabannya. Karena kamu hanya bertanya kepada hatimu dalam diam, bukan bertanya kepada ku.
Jadi, sekarang ini biarkan lah aku mencoba untuk menjawabnya dengan cara ku.
Kenapa aku bertahan? Kamu tak perlu khawatir. Bukan bertahan. Ini masalah perasaan, masalah hati dan jiwa yang sudah mulai dewasa. Buka anak SMA lagi, buka remaja yang masih bilang iya ke siapa saja. Sekarang ini aku hanya bilang iya untuk seseorang yang pasti akan menjadi terakhir dan selamanya. Entahlah, mungkin memang terdengar klasik dan bullshit. Tapi, sekarang ini aku hanya ingin, tidak merasakan sakit ketika itu.
Apakah aku memaafkanmu? Kamu tak perlu khawatir. Tentu saja. Aku bahkan tak tahu apa sebenarnya kesalahanmu. Kamu adalah bagian indah dalam kehidupan ku. Bagian yang mengajarkan ku banyak hal untuk berhati-hati. Untuk belajar memahami dan menjadi diri sendiri. Kamu adalah terimakasih untuk ku :')
Bagaimana membuatku bahagia? Kamu tak perlu khawatir. Aku bisa menjalani hidup ku dengan cara ku. Tak perlu bahagia, indah saja sudah lebih dari cukup. Aku ingat pernyataanmu tempo hari, "Aku tidak akan menikah sebelum kamu menikah!" Tentu saja, bodoh! :) Aku akan menikah di umur ku yang jauh lebih cepat dibandingkan dirimu. Kamu pria, aku wanita. Bukan kah memang ada selang usia dalam sebuah hubungan. Wanita akan lebih cepat menikah, itu yang ku tahu :))
Mengapa aku menulis semua dugaan ini? Entahlah, sebenarnya aku hanya menduga :')

Sekarang ini aku hanya merasa harus diam dan tak banyak meluapkan apa yang ku rasa kini. Dengan begitu tak ada yang harus tahu, tak ada yang harus terluka, hanya aku dan apa yang ku pikirkan. Sebahagia atau seberuk apapun, aku diam.
Date: 14/07/2011

Kalo aku diberikan pilihan, kapan dan dimana aku bisa ketemu kamu, aku akan pilih malam ini di dalam mimpi. Dan jika ditanya mengapa, aku akan jawab, karena cuma di dalam mimpi sajalah aku bisa merasakan kamu ada utuh tak kurang sedikit pun. Kamu tahu kenapa aku tak membalas pesanmu? Karena aku takut kamu tidak akan datang di mimpiku lagi ketika kita bertemu. Maaf, tapi sebenarnya aku rindu sekali padamu. Hanya saja pengalaman telah mengajarkan aku banyak untuk tak terburu-buru.
Date: 27/08/2011
Regards,

FMH
...

Thursday, December 8, 2011

Mereka Mengajarkan Ku Begitu

Aku tidak berbohong, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku tidak duduk di meja, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku menyeberang jalan dengan hati-hati, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku merasa tak enak ketika meminta, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku tak pernah menyentuh minuman keras, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku tak mudah percaya dengan pendatang, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku selalu mengunci pintu, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku berkata baik, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku selalu berbagi senang maupun sedih, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku menghormati orang lain, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku belajar semua hal baik di dunia ini, karena mereka mengajarkan ku begitu.
Aku mengenal Tuhanku, karena mereka memperkenalkan ku kepada-Nya.

Ya. Semua yang ku lakukan dengan baik, itu adalah karena mereka yang mengajarkan ku. Lalu, bagaimana dengan yang buruk? Bukan, bukan, bukan mereka yang mengajarkannya. Tapi, kehidupan yang mengajarkan ku. Kehidupan yang membuatku terkadang berbohong. Kehidupan yang membuatku terkadang tak menghormati orang lain. Kehidupan yang terkadang mendesak ku untuk melakukannya. Menyesalkah aku? Sepertinya tidak. Karena dengan kehidupan yang mengajari ku, aku akan menjadi satu kesatuan yang netral. Bukan kah terlalu baik atau pun terlalu buruk itu bukan hal yang 'pas'? Menurutku sesuatu yang 'terlalu' tidak akan memberiku kesempatan untuk melakukan sejuta hal lain yang telah disediakan Tuhan. Well, itu menurutku. Bagaimana menurutmu? Kau yang memutuskan!

By the way, apakah kau tahu seseorang yang ku sebut 'mereka yang mengajarkan ku' di atas? 'Mereka yang mengajarkan ku' itu adalah alasan terbesar ku berusaha untuk menjadi yang terbaik. Terimakasih Ayah! Terimakasih Bunda! Untuk selalu mengajari ku berdiri, ketika aku terjatuh. Mengajari ku tersenyum di atas semua permasalahan ku dan tetap tersenyum di sepanjang kehidupan ku. Terimakasih ♥

Ketika aku diam dan kau diam, maka tak kan ada yang memulai. -Me
Regards,

FMH
...